Sabtu, 06 November 2010


Jenis Pencemaran Udara
Dilihat dari ciri fisik, bahan pencemar dapat berupa :
  • Partikel (debu, aerosol, timah hitam)
  • Gas (CO,NOX, SOX, HS, Hidrokarbon
  • Energi (suhu dan kebisingan)
Berdasarkan dari kejadian, terbentuknya pencemar terdiri dari :
  • Pencemar primer (yang diemisikan langsung oleh sumber)
  • Pencemar skunder (yang terbentuk karena reaksi di udara antara berbagai zat)
Efek Rumah Kaca
Gas rumah kaca ini ini sudah ada sejak awal terbentuknya bumi. Gas ini masuk ke bumi melalui proses alamiah dan kegiatan manusia (bio-antropogenik). Femnomena terjadinya pemanasan global adalah diakibatkan oleh semakin meningkatnya gas buang penyebab efek rumah kaca. Efek rumah kaca terjadi di atmosfer pada lapisan troposfer.
Efek rumah kaca merupakan suatu keadaaan yang timbul akibat semakin banyaknya gas buang ke lapisan atmosfer kita yang memiliki sifat penyerap panas yang ada, baik yang berasal dari pancaran sinar matahari maupun panas yang ditimbulkan akibat dari pendinginan bumi, radiasi solar dan radiasi pana tersebut kemudian dipancarkan kembali ke permukaan bumi. Panjang gelombang yang dapat diserap dan terperangkap oleh gas rumah kaca adalah untuk panjang geloombang yang lebih besar dari 1200A *sinar infra merah.
Emisi gas rumah kaca
Karbondioksida yang merupakan unsur gas rumah kaca utama teremisikan dari penggunaan bahan bakar, industri-industri, di samaping perubahan tata guna lahan melalui pembukaan hutan secara besar-besaran. Sejumlah besar gas ini diemisikan sejak revolusi industri. Pemakaian bahan bakar fosil sejak 1980 hingga 1989 diperkirakan telah mengemisikan 51 milyar metrik ton. Dalam empat dasa warsa terakhir, dengan semakin meningkatnya penggunaan minyak bumi, CO2 ke atmosfer akibat pemakain bahan bakarnya dari tahun 1950 hingga 1988 ialah Amerika serikat, Masyarakat Ekonomi Eropa Eropa (Barat), rusia, Cina, dan Jepang.
Teknologi Pengendalian Pencemaran
Upaya teknologi pengedalian pencemaran udara dapat dilakukan melauli :
  • Pengendalian pada sumbernya
v Pengendalian pencemaran debu/partikel
v Pengendalain gas
v Pengelolaan buangan kendaraan bermotor
  • Pengendalian lingkungan
Usaha pengendalian pencemaran perlu dilengkapi dengan usaha teknik pengendalian agar dapat memenuhi tugasnya. Untuk itu diperlukanan teknologi pengendalian pencemaaran yang baku. Sesuai dengan perkembangan teknologi yang terus meningkat, teknologi pengendalian pencemaran pun semakin meningkat pula. Suatu teknologi pengendalian pencemaran umumnya terkait dengan peraturan tentang baku mutu pencemaran sehingga pemilihan alternatifdari bentuk teknologi pengendalian pencemaran tergantung pula dari ketat atau tidaknya peraturan. Pada umumnya teknologipengendalian pencemaran akan mengacu kepada pembiayaan sehingga hal tersebut akan terkait pula dengan keadaaan ekonomi suatu negara.
Upaya penanggulan pencemaran udara dari segi teknologi pada prinsipnya mencakup dua masalah yaitu pengendalian pada sumbernya dan pengendalian lingkungannya. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan usaha pengendalian pada sumbernya merupakan usaha yang paling berhasil namun akan lebih baik lagi apabila diikuti dengan pengendalian lingkungan.
Penelitian dan Pemantauan
Pengendalian pengelolaan pencemaran uadara perlu mempertimbangkan keserasian antara faktor-faktor sumber emisi, pengaruh/dampak, kondisi sosial, ekonomi dan politik serta melakukan pengukuran lapangan sesuai kondisi.
Langkah pertama,
Dalam pengelolaan pencemaran udara adalah denganmelakukan pengkajian/indentifikasi mengenal macam sumber, model dan pola penyebaran serta pengaruh/dampaknya. Sumber pencemaran udara yang sering dikenal dengan sumber emisi adalah tempat di mana pencemaran udara mulai dipancarkan ke udara. model dan pola penyebaran dapat diperkirakan melalui studi kondisi fisik sumber (tinggi cerobong, bentuk, lubang pengeluaran dan besarnya emisi), kondisi awal kualitas udara setempat (latar belakang), kondisi meteorologi dan topografi. Studi pengaruh/dampak pencemaran udara, dilakukan terhadap kesehatan manusia, kehidupan hewan dan tumbuhan, material, estetika dan terhadap kemungkinan adanya perubahan iklim setempat (lokal) maupun regional (perubahan sirkulai udara dan hujan asam).
Langkah selanjutnya,
Mengetahui dan mengkomunikasikan tentang pentingnya pengelolaan pencemaran udara dengan mempertimbangkan keadaaan sosila lingkungannya, yang berhubungan dengan demografi, kondisi sosial ekonomi, sosial budaya dan psikologi serta imbangan ekonomi. Juga perlunya dukungan politik, bbaik dari segi hukum, peraturan, kebijakan maupun administrasi untuk melindungi pelaksaaan pemantauan, pengendalian, dan pengawasan.
Untuk melakukan pengukuran lapangan dalam rangka pemantauan pencemaran udara diperlukan pemilihan metoda secara tepat sesuai dengan kemampuan jaringan pengamatan, penempatanperalatan/instrumen yang diperlukan untukpengambilan sampel dan kebutuhan peralatan beserta ahlinya untuk keperluan analisis. Dengan mengkoordinasikan bidang-bidang tesebut di atas maka pengendalian kualitas udara dapat dilaksanakan.

0 komentar:

Follow kumpulan tanya jawab islam dan keluarga

Calendar holidays by Excel Calendar

Disclaimer

i don't own anything in this blog. all articles, images, videos belong to its owners / creator. if you think this useful feel free to share, rewrite, or copy
twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Info Harga Komoditi/Pangan

Flag Counter



Data Provided By Google Analytics

Diberdayakan oleh Blogger.

Mari gabung agar kenal & tidak terjerat riba/bunga bank

Bantuan hukum bagi yang terjerat riba (bunga bank)

Pencarian tentang Islam

yufid.com

[Disebutkan keadaan manusia di hari kiamat, "Alangkah baiknya kiranya aku dulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini". QS Al-Fajr : 24]'


Orang ini menyebut akhirat dengan HIDUPKU. Artinya, sekarang ini KEHIDUPAN KITA BELUM DIMULAI

(-_-)

Video Pilihan

Paling Banyak Dibaca

Our Facebook Page